Selasa, 28 Oktober 2014
siapakah tanduk kecil itu?
SIAPAKAH TANDUK KECIL ITU ?
(Daniel 7 & Wahyu
13)
Perhatian: Apa yang diungkapkan di
sini adalah berdasarkan Alkitab dan fakta sejarah. Kami mohon maaf bila
ternyata hal ini menyinggung perasaan Saudara, bukan maksud kami
demikian. Kami rindu agar Saudara juga mengerti kebenaran yang sesungguhnya.
Kiranya Tuhan memberkati.
Daniel 7:8
"Sementara aku
memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk lain yang kecil, ..."
Mimpi Daniel pada
tahun pertama pemerintahan Belsyazar, raja Babel (Daniel 7:1). Merupakan
rincian dan penjelasan lebih lanjut dari mimpi Nebukadnezar dalam Daniel
2.
Dalam Daniel 7 ayat 2-
6, terdapat unsur-unsur : Angin,
laut dan binatang.
|
Angin
|
Dalam bab 5 telah diketahui
bahwa "angin" dalam nubuatan menggambarkan pertentangan, kegaduhan
politik dan perang. Dalam Daniel 7 ini, angin menggambarkan jatuh bangunnya
kerajaan-kerajaan dan pertentangan politik yang terjadi. (lihat Yeremia
49:35-37; 51:1,11)
|
|||||||
|
Laut besar
|
Laut atau air
menggambarkan rakyat banyak, bangsa-bangsa ( lihat Wahyu 17:15, Yesaya
17:12,13)
|
|||||||
|
Empat binatang :
empat raja (kerajaan) lihat Daniel 7:17
|
a. Seperti singa : kerajaan Babel (lihat juga Yeremia 4:7; 50:17,44;
Ratapan 4:19; Yehezkiel 17:3,12; Habakuk 1:8). Singa adalah raja dari segala
binatang (begitu juga rajawali adalah raja dari segala burung), dalam Daniel
2 dilambangkan sebagai kepala dari emas.
|
|||||||
|
b. Seperti beruang : kerajaan Media-Persia
|
||||||||
|
c. Seperti macan tutul : kerajaan Yunani
(Kerajaan Yunani di sini bukanlah zaman Yunani klasik, karena zaman itu
mendahului kejatuhan Kerajaan Persia. Tapi adalah kerajaan dari Aleksander
Agung yang mempunyai kecepatan penaklukan yang luar biasa (empat sayap pada
punggungnya). Berkepala empat : pecah menjadi empat kerajaan (Ptolemaus
memperoleh Mesir, Casander memperoleh wilayah Makedonia, Lysimachus menguasai
wilayah Thrace dan Bosphorus di Asia kecil, Seleucus menguasai Syria).
|
||||||||
|
d. Binatang keempat : kerajaan Romawi
Tidak dijelaskan rupanya, menakutkan, mendahsyatkan, sangat kuat, berbeda
dari yang terdahulu (Dan 7:3)
"Tampak seekor
binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat.
Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya
dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia
bertanduk sepuluh." Daniel 7:7
Dari Daniel 2,
diketahui bahwa kerajaan yang muncul setelah mengalahkan kerjaan Yunani
adalah Kerajaan Romawi. (lihat Bab 7 hal 9)
Ciri-ciri binatang ke
empat :
a. Bertanduk sepuluh (
ay 7)
"Kesepuluh tanduk
itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu." Dan 7:24
Sama seperti sepuluh
jari-jari kaki dari patung dalam mimpi Nebukadnezar (Daniel 2), maka kerajaan
Romawi kemudian terbagi menjadi 10 kerajaan :
Kerajaan / kuasa yang
sama disebutkan dalam Wahyu 13:1, 17:3
"Lalu aku melihat
seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala
tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan
pada kepalanya tertulis nama-nama hujat." (13:1) "...aku
melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang
penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu
mempunyai 7 kepala dan 10 tanduk." (17:3)
b. Tumbuh tanduk lain
yang kecil, mematahkan tiga tanduk (dari 10 tanduk sebelumnya)
"Sementara aku
memperhatikan tanduk-tanduk itu, tampak tumbuh di antaranya suatu tanduk
lain yang kecil, sehingga tiga dari tanduk-tanduk yang dahulu itu tercabut
(sampai ke akarnya - KJV); dan pada tanduk itu tampak ada mata seperti mata
manusia dan mulut yang menyombong." Daniel 7:8
Berdasarkan SEJARAH,
tanduk kecil ini adalah : Kuasa Kepausan yang mematahkan 3 kerajaan penentang
Uskup Roma sebagai Kepala Gereja Negara, yaitu : Heruli (runtuh tahun 493 M),
Vandal (runtuh tahun 534 M) dan Ostrogoth (runtuh tahun 538 M). "Penentang
terakhir pengangkatan Uskup Roma sebagai Kepala Gereja Negara ditumpas Kaisar
Yustinian. Jenderal Belisarius meruntuhkan Ostrogoth dan merebut Roma tahun
538, sejak saat itu Uskup Roma atau Paus menjadi Kepala Gereja dan diberi
wilayah kekuasaan Roma dan sekitarnya, awal Negara Gereja Roma Katholik."
David Teen, "Orde Dunia Baru" hal 27-28
Tiga kerajaan ini
lenyap, tidak berbekas lagi, sedangkan 7 kerajaan lainnya masih ada (Italia,
Perancis, Inggris, Spanyol, Jerman, Swiss, Portugal), meskipun banyak pecahan
kerajaan-kerajaan lainnya di Eropa, seperti yang dinubuatkan dalam Daniel
2:41-43.
Mengidentifikasikan
"Tanduk Kecil" (Berdasarkan Fakta Sejarah)
********************************************************
Tanduk kecil ini
muncul diantara 10 tanduk (10 kerajaan). Disebut kecil, karena
memang kerajaan ini kecil. Menurut Readers Digest, Okt 1974 : Vatikan adalah
negara berdaulat terkecil di dunia. Luasnya hanya 108 acres (44 ha).
a. Muncul dari kerajaan
keempat (Daniel 7:8)
Berarti muncul
dari Eropa, khususnya dimulai dari kerajaan Romawi (lihat pembahasan Daniel 2
dalam Nubuat Kerajaan-kerajaan Dunia.)
Kepausan adalah kuasa
Romawi. Ia mewarisi banyak sifat dan harta kekayaan kerajaan Romawi, dan
memakai nama gereja Roma Katolik sampai hari ini.
b. Muncul pada jaman
sesudah kesepuluh raja (Daniel 7:24)
"Kesepuluh tanduk
itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka,
akan muncul seorang raja, ..."
Supremasi KePausan
mulai tahun 538, yang berarti terjadi setelah terbentuknya 10 kerajaan-kerajaan
Eropa (476 M).
Krisis yang paling
menonjol dalam keruntuhan kerajaan Romawi tua itu terjadi pada tahun 476 TM
yaitu setelah direndahkan dan dihinakan oleh penyerang barbar, Raja Romulus
Augustulus pun menyerah. Supremasi politik Kepausan belum terbentuk sampai
empat puluh dua tahun kemudian, yaitu pada waktu Raja Romawi Timur bernama
Yustinian pada tahun 538 M mengumumkan satu dekrit bahwa Uskup Roma harus
diakui sebagai "Kepala dari semua gereja suci." Dekrit ini
diberlakukan pada tahun 538 TM. Oleh karena itu, Kepausan bertumbuh menjadi
suatu kekuasaan yang penuh setelah kerajaan barbar memecah dan membagi-bagi
daerah kekuasaan Romawi. Frank Breaden, Penuntun Alat Peraga Baru, hal
162-123)
c.
Menyebabkan tiga tanduk patah (sudah dibahas di atas), Daniel 7:8, 20, 24.
"Kesepuluh tanduk
itu ialah kesepuluh raja yang muncul dari kerajaan itu. Sesudah mereka, akan
muncul seorang raja; dia berbeda dengan raja-raja yang dahulu dan
akan merendahkan tiga raja" Daniel 7:24
d.
Berbeda dari yang terdahulu (Dan 7: 24)
Kepausan,berbeda
dengan kerajaan-kerajaan sebelumnya. Kerajaan-kerajaan yang terdahulu adalah
kuasa politik atau sekular yang biasanya didirikan dengan kekuatan senjata.
Kepausan adalah perpaduan agama dan politik (Kepala Pemerintahan Politik
adalah juga Kepala Pemerintahan Agama)
Kekuasaannya
didasarkan bukan atas kemenangan perang tetapi atas pernyataan dan pengakuannya
untuk memiliki mandat dari Allah! Inti utama dalam keberadaannya ialah
persekutuan antara gereja dan negara, dengan catatan bahwa gerejalah yang
mengendalikan negara. Paus adalah Raja-Imam. Sekali lagi, sejarawan Myers
mengatakan secara terangterangan: "Jauh sebelum kejatuhan Kerajaan Romawi,
sudah mulai bertumbuh dalam tubuh Kerajaan Romawi suatu negara kerajaan yang
membentuk diri sendiri di atas pola kerajaan." Kerajaan rohani, sama
seperti kerajaan sekuler, memiliki kekuasaan pejabat dan yang terpenting adalah
jabatan diaken, imam-imam, dan yang tertua di antara mereka, serta para uskup.
Satu lagi akibat dari kejatuhan kekuasaan Romawi di belahan barat dunia adalah
perkembangan Kepausan. Dalam hal seorang raja tidak berada di tempat di barat,
maka Paus segera mendapatkan kuasa dan pengaruh dan segera mendirikan suatu
kerajaan gerejani yang dalam beberapa segi telah mengambil kedudukan kerajaan
tua itu." (General History for Colleges, hlm. 348, 316).
e. Kelihatannya lebih
kuat dari yang lain
".....yang lebih
besar rupanya (more stout - KJV) dari tanduk-tanduk yang lain." Dan
7:20
Meskipun kerajaan
ini kecil, namun mempunyai kuasa yang besar. (The
Vatican Sacred City of Peace, the smallest sovereign state in the world. It's
power and influence reaches around the globe -Readers Digest, Oct 1974)
Sejarawan Robinson
menyaksikan juga bahwa kepausan menjadi suatu kekuasaan yang paling kuat di
Eropa pada zaman pertengahan; ia berkata: "Selain dari raja-raja di
Konstantinopel dan raja-raja Jerman, telah bangkit di Eropa sederetan raja-raja
yang lebih berkuasa yaitu Paus. ...Kita harus menelusuri yang paling berkuasa
dan menetap dari semua lembaga kerajaan Romawi yang terahir sampai pada zaman
pertengahan. Kita harus memikirkan bagaimana Kekristenan di bagian Eropa Barat
atau Latin lambat laun dapat memisahkan diri dari bagian Timur atau bagian
Yunani dan bisa membentuk suatu lembaga di bawah Kepausan, yaitu deretan
penguasa yang terpanjang dan yang paling berkuasa yang pernah disaksikan oleh
dunia ini." (Medieval and Modern Times, hlm. 40, 41 ).
f. Mengucapkan
perkataan yang menentang Yang Mahatinggi (Dan 7: 25)
"Kepada binatang
itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat......Lalu ia membuka
mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan
semua mereka yang diam di sorga." Wahyu 13:5,6
Menghujat Allah atau
menentang Yang Mahatinggi berarti menyamakan diri dengan Allah atau berbuat
seperti Allah, atau merampas Hak Allah. Pemimpin-pemimpin Yahudi menuduh Yesus
Kristus menghujat Allah, karena Ia menyamakan diri dengan Allah dan mengaku
mempunyai hak untuk mengampuni dosa.
~ Yohanes 10: 30-33
"Aku dan
Bapa adalah satu." Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu
untuk melempari Yesus.Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik
yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di
antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" Jawab orang-orang
Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari
Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena
Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan
Allah."
~ Lukas 5:20-21
Ketika Yesus melihat
iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni."
Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya:
"Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang
dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
g. Menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi (Daniel 7: 25), berperang melawan orang-orang kudus (Wahyu 13:5), mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus (Wahyu 17:6)
h.
Berusaha mengubah waktu dan hukum (Daniel 7: 25)
i.
Berkuasa selama 3,5 masa atau 42 bulan
"...dan mereka
akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah
masa." Daniel 7: 25 "Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang
penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya
empat puluh dua bulan lamanya" Wahyu 13:5.
Tiga setengah masa
berati 3,5 tahun nubuatan = 42 bulan nubuatan = 1260 tahun (1
hari nubuatan = 1 tahun sebenarnya, lihat juga Bab 5 "Kunci Untuk Lambang Alkitab" dan juga Bab 6 "Nubuatan 70 minggu"), yaitu dari
tahun 538 M sampai tahun 1798 M.
Kuasa Kepausan menjadi
paling tinggi dalam dunia Kristen pada tahun 538 M. berdasarkan dekrit Kaisar
Roma bernama Justinian, yang mengumumkan bahwa bishop Roma sebagai kepala dari
seluruh gereja. Surat dekrit tersebut menjadi bagian dari undang-undang
Justinian, yang menjadi Undang-Undang Dasar dari kerajaan tersebut. Kuasa
Kepausan runtuh pada tahun 1798 M tatkala Jenderal Berthier, seorang panglima
Napoleon, menawan Paus yang akhirnya meninggal di pengasingan.
j.
Mengalami luka namun kemudian sembuh
"Maka tampaklah
kepadaku satu dari kepala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan
hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia
heran, lalu mengikut binatang itu" Wahyu 13:3. "... bahwa
binatang itu telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi " Wahyu 17:8
Kepausan mengalami apa
yang tampaknya sebagai suatu pukulan mematikan ketika pada tahun 1798 jenderal
Berthier, salah seorang staf Napoleon, menangkap dan menawan Paus sampai mati
di pengasingannya. Joseph Rickaby, The Modern Papacy, dalam Lectures on
the History of Religion, jld 3, lektur 24, hal 1 (London, Catholic Truth
Society, 1910) Separuh dari negara Eropa menyangka bahwa Kepausan
telah berakhir dengan adanya peristiwa ini. Akan tetapi Allah telah
menggariskan bahwa luka itu akan sembuh dan bahwa pengaruh Kepausan akan
bertumbuh sampai seluruh dunia mengikuti dia. Beberapa kesembuhan yang sudah
nyata :
Siapapun tahu kalau
dewasa ini Kepausan (Vatikan -- penj.) dalam berbagai hal
merupakan satu kuasa yang paling berpengaruh di dunia ini. Dan dengan kunjungan
Paus Yohanes Paulus II yang lalu, pengaruh dan kekuasaan Kepausan kian
meningkat. Berjuta-juta orang di seluruh jagad memandang kepada Kepausan dewasa
ini sebagai satu-satunya harapan bagi persatuan dunia, rasa kasih dan
perdamaian Seminar Wahyu, hal 265
h.
Mempunyai lambang bilangan
"Yang penting di
sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan
binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia,
dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam." Wahyu 13:18
Tidak seperti
bahasa-bahasa lainnya, huruf-huruf Romawi mengandung juga unsur angka : D =
500, C = 100, L = 50, X = 10, V=U=5, I = 1
|
Langganan:
Komentar (Atom)